Jejakkasus212.id, PANGKALPINANG — Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (UMKM) PT TIMAH Tbk terus memberikan hasil nyata dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sepanjang tahun 2025, sebanyak 16 UMKM binaan perusahaan berhasil naik ke tingkat berikutnya setelah menunjukkan peningkatan signifikan dalam kinerja dan kapasitas bisnis.
Melalui program PUMK, PT TIMAH tidak hanya menyediakan pembiayaan usaha tetapi juga dukungan komprehensif untuk memperkuat kemampuan UMKM, sehingga memungkinkan mereka untuk tumbuh dan menjadi lebih kompetitif.
Penghargaan “Peningkatan UMKM” diberikan kepada mitra bisnis binaan PT TIMAH yang memenuhi setidaknya dua indikator pengembangan bisnis. Indikator-indikator tersebut meliputi peningkatan jumlah karyawan, nilai pinjaman usaha yang lebih tinggi, peningkatan kapasitas produksi, peningkatan pendapatan, peningkatan keterlibatan masyarakat lokal dalam proses produksi, perluasan pasar di luar wilayah lokal atau internasional, dan perolehan sertifikasi nasional atau internasional.
Keberhasilan UMKM yang ditingkatkan ini menunjukkan bahwa dukungan PT TIMAH telah meningkatkan daya saing bisnis lokal sekaligus berkontribusi pada pengembangan ekonomi berbasis komunitas yang lebih kuat di seluruh wilayah operasional perusahaan.
Program PUMK PT TIMAH dirancang untuk membantu usaha mikro dan kecil tidak hanya bertahan menghadapi tantangan ekonomi, tetapi juga tumbuh menjadi bisnis yang lebih mandiri dan mampu menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi komunitas mereka.
Selain bantuan keuangan, PT TIMAH secara rutin menyediakan berbagai program pengembangan bisnis bagi mitra binaannya. Program-program ini meliputi pelatihan manajemen bisnis, peningkatan kualitas produk, pengembangan strategi pemasaran, digitalisasi UMKM, dan peluang promosi melalui pameran dan acara bisnis.
Melalui inisiatif pengembangan berkelanjutan ini, pemilik UMKM didorong untuk berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, dan menciptakan peluang kerja di dalam komunitas mereka.
Anggi Siahaan, Kepala Departemen Komunikasi Korporat di PT TIMAH Tbk, mengatakan bahwa pemberdayaan UMKM tetap menjadi salah satu prioritas utama perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah operasionalnya.
“PT TIMAH tetap berkomitmen untuk memberikan program pemberdayaan yang tidak hanya menyediakan akses ke pembiayaan tetapi juga memperkuat kemampuan para pengusaha UMKM sehingga mereka dapat terus tumbuh dan tetap kompetitif. Kami berharap inisiatif pembangunan berkelanjutan kami akan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan pada pertumbuhan bisnis mereka,” kata Anggi.
Menurutnya, PT TIMAH akan terus memperkuat inisiatif pengembangan bisnisnya melalui pelatihan, pendampingan bisnis, dukungan promosi, dan perluasan akses pasar, sehingga memungkinkan lebih banyak UMKM untuk tumbuh, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah.
Sejak diluncurkan pada tahun 2000, Program PUMK PT TIMAH telah mendukung pengembangan usaha 9.787 pengusaha UMKM di berbagai wilayah Indonesia hingga tahun 2025. (JK212.Red) Narasumber Dari Humas PT Timah
