Dalam rangka mendukung pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik, PT TIMAH memberikan bantuan untuk Kompetisi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM) di Bangka Barat.

Dalam rangka mendukung pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik, PT TIMAH memberikan bantuan untuk Kompetisi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM) di Bangka Barat.

Spread the love

Jejakkasus212.id, BANGKA BARAT –PT TIMAH (Persero) Tbk terus mendukung pengembangan Pos Pelayanan Kesehatan Terpadu (Posyandu), yang berfungsi sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah operasional Perseroan.

Kali ini, PT TIMAH mendukung pelaksanaan Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM) di Posyandu Mawar di Dusun Merabok, Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat.

Dukungan PT TIMAH diharapkan dapat memperkuat kapasitas Posyandu dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Posyandu memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan ibu, bayi, anak-anak, remaja, dan lansia melalui program promotif dan preventif, serta pemantauan kesehatan berkelanjutan.

Konsep Posyandu 6 SPM mengintegrasikan enam bidang yang tercakup dalam Standar Pelayanan Minimum Indonesia: kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan umum, pelayanan sosial, serta ketertiban umum, keamanan publik, dan perlindungan masyarakat. Melalui pendekatan terpadu ini, Posyandu diharapkan menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih komprehensif di tingkat desa.

Kepala Desa Benteng Kota, Saprul, mengatakan bantuan yang diberikan oleh PT TIMAH akan digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan terkait pelaksanaan Kompetisi Posyandu SPM ke-6.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat berharga karena kegiatan tersebut belum dialokasikan dana melalui Anggaran Pendapatan dan Pengeluaran Desa (APBDes).

“Bantuan PT TIMAH sangat berperan dalam memastikan kelancaran persiapan Kompetisi Posyandu SPM ke-6. Dana tersebut digunakan untuk menyediakan peralatan pendukung kompetisi, termasuk perlengkapan dan makanan ringan yang dibutuhkan untuk tim penilai,” katanya.

Saprul menjelaskan bahwa Kompetisi Posyandu SPM 6 ini merupakan acara kedua sejenis yang diadakan di Kabupaten Tempilang sebagai perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kompetisi pertama sebelumnya diadakan di Posyandu Flamboyan di Desa Buyan Kelumbi.

Berbagai persiapan sedang dilakukan, termasuk memperbaiki fasilitas Posyandu, mengatur dokumen administrasi, memasang papan nama dan spanduk, serta meningkatkan kapasitas relawan Posyandu untuk memastikan mereka siap menghadapi proses evaluasi.

“Kompetisi ini tidak hanya mengevaluasi manajemen administratif tetapi juga kompetensi para relawan Posyandu. Kami terus melakukan perbaikan dengan belajar dari pengalaman kompetisi sebelumnya,” jelasnya.

Ia berharap implementasi konsep Posyandu SPM 6 akan meluas melampaui kompetisi dan terintegrasi sepenuhnya ke dalam pelayanan kesehatan masyarakat rutin sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Harapan kami adalah program Posyandu SPM 6 tidak hanya berhasil selama kompetisi tetapi juga diterapkan secara konsisten dalam pelayanan sehari-hari, sehingga masyarakat dapat menerima pelayanan kesehatan yang lebih baik,” katanya.

Saprul juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan berkelanjutan PT TIMAH kepada masyarakat Kabupaten Tempilang. Perusahaan telah memberikan bantuan di berbagai bidang, termasuk kegiatan keagamaan, pelestarian budaya, serta program pemberdayaan masyarakat dan nelayan.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH yang selalu hadir untuk mendukung masyarakat. Ketika desa menghadapi keterbatasan anggaran, PT TIMAH telah menjadi mitra yang membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami berharap PT TIMAH akan terus memberikan kontribusi yang berarti karena kami benar-benar merasa bahwa Perusahaan dekat dengan masyarakat,” pungkas Saprul. (JK212.Red) Narasumber Dari Humas PT Timah 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *