Jejakkasus212.id, PANGKALPINANG — Badan Narkotika Nasional (BNN) Indonesia, bersama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BNNP), melakukan kunjungan kerja ke PT TIMAH Tbk untuk memperkuat kerja sama dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Perdagangan Narkotika Ilegal (P4GN) pada hari Kamis (6 Agustus 2026).
Delegasi tersebut disambut oleh manajemen Geranat (Gerakan Anti Narkotika Nasional) PT TIMAH. Pertemuan tersebut menandai langkah penting menuju perluasan kemitraan antara BNN dan PT TIMAH dalam membina lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat upaya pendidikan publik di komunitas sekitar wilayah operasional perusahaan.
Wanda Ferdiana, Petugas Pemberdayaan Masyarakat Senior di Deputi Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional, menyampaikan apresiasi atas komitmen PT TIMAH dalam secara aktif mendukung berbagai inisiatif P4GN melalui Geranat serta kolaborasi berkelanjutan dengan kantor-kantor BNN regional.
“BNN tidak dapat bekerja sendiri. Dengan personel yang terbatas, kami bergantung pada dukungan semua pemangku kepentingan. Oleh karena itu, kami sangat menghargai PT TIMAH dan Geranat atas komitmen konsisten mereka dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika,” kata Wanda.
Selama pertemuan tersebut, kedua pihak membahas beberapa inisiatif kolaboratif, termasuk kampanye kesadaran tentang narkoba, penyuluhan pendidikan bagi karyawan dan masyarakat setempat, serta penerapan tes urine rutin untuk mendeteksi penggunaan narkoba sebagai langkah deteksi dini.
Menurut Wanda, PT TIMAH memainkan peran strategis karena wilayah operasinya tersebar di berbagai daerah, termasuk daerah pertambangan dan pesisir yang membutuhkan perhatian bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.
“PT TIMAH memiliki wilayah operasional yang luas, banyak di antaranya berlokasi di wilayah pertambangan dan pesisir. Hal ini membuat kolaborasi kami menjadi sangat penting. Kami berharap dapat membangun gerakan pencegahan narkoba yang lebih luas dan berdampak lebih besar bersama-sama,” katanya.
BNN juga mengakui implementasi rutin tes urine narkoba bagi karyawan oleh PT TIMAH bekerja sama dengan BNN Provinsi Bangka Belitung sebagai bukti komitmen kuat perusahaan dalam menjaga lingkungan kerja yang sehat dan bebas narkoba.
“Selama diskusi kami, kami mengetahui bahwa tes urine dilakukan secara rutin. Ini menunjukkan keseriusan PT TIMAH dalam memastikan lingkungan kerja tetap bebas dari penyalahgunaan narkoba. Pada akhirnya, tujuannya adalah untuk menciptakan tempat kerja yang benar-benar bebas narkoba,” jelasnya.
Melalui kolaborasi ini, BNN berharap kemitraannya dengan PT TIMAH tidak hanya memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di dalam perusahaan, tetapi juga menghasilkan dampak positif pada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Pendidikan publik, deteksi dini, dan keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan diharapkan dapat menjadi landasan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas narkoba. (JK212.Red) Narasumber Dari Humas PT TimahÂ
