Jejakkasus212.id, BANGKA BARAT — Semangat kemanusiaan mewarnai kegiatan donor darah yang diadakan sebagai bagian dari Bulan Bakti Sosial dalam rangka peringatan 50 tahun PT TIMAH (Persero) Tbk di Mentok, Bangka Barat, pada hari Sabtu (1 Agustus 2026).
Dalam kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bangka Barat, PT TIMAH berhasil mengumpulkan 86 kantong darah selama Bulan Bakti Sosial Peringatan ke-50, dengan tema “Kaleng untuk Rakyat,” membantu menjaga pasokan darah untuk memenuhi kebutuhan pasien di masyarakat.
Kegiatan donor darah mendapat sambutan antusias dari karyawan PT TIMAH dan warga setempat. Kaum perempuan juga aktif berpartisipasi dalam inisiatif kemanusiaan ini, menunjukkan komitmen mereka untuk membantu sesama.
Salah satu pendonor, Jamilah (49), warga Jalan Raya Peltim di Mentok, mendonorkan darah untuk pertama kalinya. Ia mengatakan ia termotivasi oleh alasan kemanusiaan serta manfaat kesehatan dari mendonorkan darah.
“Selain baik untuk kesehatan kita, mendonorkan darah dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah. Yang terpenting, ini untuk tujuan kemanusiaan agar orang-orang yang membutuhkan darah dapat menerimanya dengan lebih mudah,” kata Jamilah.
Jamilah mengungkapkan rasa syukurnya karena akhirnya bisa mendonorkan darah setelah sebelumnya tidak dapat melakukannya karena kadar hemoglobin yang rendah.
“Alhamdulillah, kali ini saya bisa mendonorkan darah. Sebelumnya, saya tidak bisa karena kadar hemoglobin saya terlalu rendah. Ini program yang luar biasa karena banyak pasien membutuhkan darah. Semakin banyak orang yang mendonorkan darah, semakin banyak darah yang tersedia untuk mereka yang membutuhkannya,” katanya.
Semangat serupa juga dimiliki oleh Anisa Putri Kinanti (25), seorang karyawan sektor swasta yang telah mendonorkan darah sebanyak enam kali. Ia mengatakan keputusannya untuk menjadi pendonor tetap bermula setelah seorang teman dekat membutuhkan transfusi darah, namun saat itu tidak ada darah yang tersedia.
“Semuanya berawal ketika seorang teman sakit parah dan membutuhkan transfusi darah. Saat itu, persediaan darah sangat terbatas. Sejak saat itu, saya membiasakan diri untuk mendonorkan darah secara teratur agar tidak ada orang lain yang kesulitan mencari darah saat membutuhkannya,” jelas Anisa.
Pendonor golongan darah B+ tersebut juga menyampaikan apresiasinya atas kegiatan donor darah PT TIMAH dan berharap perusahaan akan terus menyelenggarakan kegiatan serupa.
“Program donor darah PT TIMAH sangat bagus. Saya harap program ini terus berlanjut di masa mendatang,” katanya.
Marzeni (46), Kepala Dusun VII di Desa Belo Laut, juga menunjukkan komitmennya untuk membantu sesama dengan mendonorkan darah sekaligus menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif sosial PT TIMAH.
“Selain aspek kemanusiaan, setiap tetes darah sangat berharga bagi pasien yang membutuhkan. Ini adalah kegiatan yang sangat bermakna. Kami sangat menghargai PT TIMAH dan berterima kasih kepada perusahaan karena telah menyelenggarakannya,” katanya.
Marzeni mengatakan bahwa ia rutin mendonorkan darah, karena percaya bahwa donor darah adalah tindakan kebaikan sederhana yang dapat membuat perbedaan signifikan dalam kehidupan orang lain.
“Setidaknya dua atau tiga kali setahun. Selain kegiatan donor darah komunitas, saya juga mendonorkan darah secara individu setiap kali ada permintaan mendesak dari pasien di rumah sakit,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PMI Bangka Barat, Dr. Yovita Sari Metkono, mengatakan PT TIMAH telah lama menjadi salah satu mitra utama PMI dalam membantu menjaga pasokan darah yang memadai bagi masyarakat.
“Setiap tahun selama perayaan ulang tahun PT TIMAH, perusahaan berkolaborasi dengan PMI Bangka Barat untuk menyelenggarakan kegiatan donor darah sukarela. Tahun ini saja, kami telah bermitra dua kali, dengan kolaborasi sebelumnya berlangsung selama Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional,” katanya.
Dia menekankan bahwa kolaborasi ini sangat penting karena permintaan darah tetap konstan. Kegiatan donor darah sukarela secara rutin membantu menjaga pasokan darah tetap stabil sehingga selalu tersedia kapan pun pasien membutuhkannya.
“Ini adalah inisiatif yang sangat baik. PT TIMAH terus mendukung PMI Bangka Barat dalam menjaga pasokan darah yang stabil yang pada akhirnya bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga menyampaikan harapan bahwa komitmen PT TIMAH dalam mendukung ketersediaan darah akan menginspirasi lembaga dan perusahaan lain untuk menyelenggarakan kegiatan donor darah secara rutin.
“Dengan secara konsisten menyelenggarakan kegiatan donor darah sukarela, kami berharap PT TIMAH dapat menginspirasi institusi lain untuk melakukan hal yang sama,” tambahnya.
“Kami juga berharap kolaborasi antara PT TIMAH dan PMI akan terus berlanjut melalui inisiatif kemanusiaan sehingga bersama-sama kita dapat menciptakan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (JK212.Red) Narasumber Dari Humas PT Timah
