Jejakkasus212.id, BANGKA BARAT— PT TIMAH (Persero) Tbk sekali lagi menunjukkan dukungannya terhadap fasilitas keagamaan masyarakat dengan memberikan bantuan untuk pembangunan dan pengembangan Balai Sholat Al Ikhlas (Musala) di Dusun IV Daya Baru, Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
Aula doa, yang telah dibangun sejak tahun 2019, dibangun melalui sumbangan dan upaya swadaya masyarakat. Namun, keterbatasan dana menyebabkan pembangunan dan penyelesaian fasilitasnya masih belum rampung. Akibatnya, perbaikan masih diperlukan untuk memastikan kenyamanan yang lebih besar bagi para jamaah.
Suryan, Ketua Komite Pengadaan Fasilitas dan Infrastruktur Balai Sholat Al Ikhlas, mengatakan bahwa beberapa fasilitas masih perlu diselesaikan, termasuk toilet, lantai, sistem suara, garasi, kipas angin, dan sajadah untuk para jamaah.
“Aula doa ini awalnya dibangun melalui sumbangan dari warga setempat. Meskipun masih jauh dari sempurna, banyak hal yang perlu diselesaikan untuk memberikan kenyamanan yang lebih besar bagi para jamaah,” kata Suryan.
Ia menjelaskan bahwa bantuan dari PT TIMAH akan diprioritaskan untuk pembelian bahan bangunan toilet di ruang salat. Menurutnya, ketersediaan toilet merupakan kebutuhan mendesak, karena para jamaah yang membutuhkan fasilitas tersebut selama ini terpaksa pulang ke rumah.
“Toilet adalah prioritas utama kami. Kami akan menggunakan bantuan PT TIMAH untuk membeli bahan-bahan untuk pembangunannya. Sampai sekarang, para jemaah harus pulang karena tidak ada fasilitas seperti itu,” katanya.
Suryan percaya bahwa keberadaan toilet akan memberikan manfaat signifikan bagi para jamaah, khususnya selama Ramadan, ketika aktivitas di tempat sholat meningkat.
“Kami berharap dengan tersedianya toilet, para jamaah akan lebih nyaman melaksanakan salat di sini, terutama selama Ramadan. Ini memang salah satu prioritas utama kami,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada PT TIMAH atas perhatiannya terhadap kebutuhan masyarakat. Suryan berharap bantuan ini juga akan mendorong pihak lain untuk berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai fasilitas yang masih dibutuhkan di Balai Sholat Al Ikhlas.
“Terima kasih kepada PT TIMAH. Semoga bantuan ini dapat memotivasi para donatur lain untuk turut membantu melengkapi kebutuhan balai doa kami,” ujarnya.
Sentimen serupa juga diungkapkan oleh Samsul, salah satu jamaah di Balai Sholat Al Ikhlas. Ia mengatakan bahwa pembangunan balai sholat tersebut masih belum selesai karena sejak awal bergantung pada sumber daya masyarakat dan upaya swadaya.
“Karena pembangunan balai doa ini bergantung pada swadaya masyarakat, tentu masih banyak kekurangannya. Kami berharap dukungan dari pemerintah dan perusahaan dapat membantu menyelesaikan pembangunan Balai Doa Al Ikhlas,” kata Samsul.
Dengan dukungan ini, warga berharap Balai Sholat Al Ikhlas tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah tetapi juga menjadi ruang yang nyaman dan layak untuk berkumpul dan kebersamaan masyarakat. (JK212.Red) Narasumber Dari Humas PT Timah
