Jejakkasus212.id, PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk sekali lagi mewujudkan semangat kemanusiaannya dengan mengerahkan tim Emergency Response Group (ERG) untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), berkoordinasi dengan Pos Tanggap Bencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (PSK).
Tim ERG PT TIMAH resmi diberangkatkan oleh Direktur Strategi Korporat dan Pengembangan Bisnis PT TIMAH, Harry Budi Sidharta, di Pangkalpinang pada hari Senin (31 Agustus 2026).
Seperti yang dilaporkan sebelumnya, gempa bumi berkek magnitude 7,7 melanda Flores, NTT, pada tanggal 15 Agustus 2026. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa dangkal tersebut berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, dengan getaran dirasakan di beberapa wilayah Flores, termasuk Ende dan Ruteng.
Tim PT TIMAH ERG akan terlebih dahulu berangkat ke Kabupaten Ende sebelum melanjutkan kegiatan kemanusiaannya ke daerah lain, termasuk Ruteng, tergantung pada kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Tim PT TIMAH ERG yang beranggotakan sembilan orang terdiri dari personel penyelamat, dokter, perawat, relawan, dan personel pendukung lainnya. Kehadiran tenaga medis profesional merupakan bagian penting dari misi untuk menyediakan layanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan setelah bencana.
Selain mendistribusikan bantuan, tim PT TIMAH ERG juga akan menyediakan program penyembuhan trauma bagi masyarakat yang terdampak, beserta layanan medis dan bantuan logistik.
Direktur Strategi Korporat dan Pengembangan Bisnis PT TIMAH, Harry Budi Sidharta, mengatakan pengerahan ERG merupakan bagian dari kontribusi perusahaan terhadap respons kemanusiaan menyusul bencana di NTT.
Menurut Harry, meskipun kondisi di beberapa daerah mulai membaik setelah gempa bumi, berbagai kebutuhan dan tantangan masih perlu ditangani. Oleh karena itu, kehadiran tim ERG diharapkan dapat membantu masyarakat berdasarkan kebutuhan yang diidentifikasi di lapangan.
“Yang terpenting adalah menetapkan niat kita dengan tulus untuk tujuan kemanusiaan. Alhamdulillah, melalui PT TIMAH, kami telah diberi kesempatan dan dipercayakan untuk memberikan bantuan kemanusiaan di NTT,” kata Harry.
Ia menekankan bahwa semua anggota tim harus melaksanakan misi secara profesional, menjaga komunikasi yang baik, dan berkoordinasi erat dengan semua pihak di lokasi bencana.
Harry juga menegaskan bahwa setiap anggota tim telah diberi tanggung jawab khusus. Bantuan medis, distribusi kebutuhan pokok, dan bentuk dukungan lainnya akan diberikan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang terdampak.
“Saya mendesak tim untuk bertindak secara profesional dan menjaga komunikasi serta koordinasi yang baik. Kami berharap semua orang dapat melaksanakan misi kemanusiaan ini dengan aman dan dalam keadaan sehat. Semoga perjalanan ini menjadi sebuah ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua PT TIMAH ERG, Ali Samsuri, mengatakan bahwa pengerahan tim tersebut merupakan representasi upaya perusahaan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat di daerah yang terkena bencana.
Ia mendesak seluruh anggota tim untuk menjaga kerja sama tim, menjaga kesehatan, dan menjunjung tinggi reputasi perusahaan selama misi kemanusiaan tersebut.
“Kalian semua mewakili PT TIMAH. Jaga nama baik PT TIMAH dan jaga kesehatan kalian. Kita harus mempertahankan semangat tim dan solidaritas kita,” katanya.
Ia menyampaikan harapan agar kesembilan personel yang dikerahkan tersebut dapat melaksanakan tugas mereka dengan sebaik-baiknya dan memberikan bantuan yang berarti kepada masyarakat, tidak hanya melalui layanan kesehatan tetapi juga melalui dukungan praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan di lapangan. (JK212.Red) Narasumber Dari Humas PT TimahÂ
